E-LEARNING
A. Pengertian E – learning
Istilah E - learning tergolong hal baru dan hal aktual
dalam khasanah perkekembangan Ilmu pengetahuan. Istilah ini muncul seiring
dengan perkembangan kemajuan dunia elektronika yang berkembang saat ini.
Artinya mencari literatur yang membahas tentang e - learning ini untuk saat ini
tergolong sulit.
Menurut Darin E. Hartley :
E-Learning merupakan suatu
jenis belajar mengajar yang memungkinkan tersampaikannya bahan ajar ke siswa
dengan menggunakan media Internet, Intranet atau media jaringan komputer lain.
Menurut
LearnFrame.Com dalam Glossary of e-Learning
Terms :
E-Learning adalah sistem
pendidikan yang menggunakan aplikasi elektronik untuk mendukung belajar
mengajar dengan media Internet, jaringan komputer,maupun komputer standalone.
Jadi,
dapat disimpulkan e-Learning
adalah suatu sistem belajar-mengajar yang menggunakan sarana elektronik sebagai
media pendukungnya.
E-learning merupakan bentuk pembelajaran/pelatihan jarak
jauh yang memanfaatkan teknologi telekomunikasi dan informasi, misalnya
internet, video/audiobroadcasting, video/audioconferencing, CD-ROOM (secara
langsung dan tidak langsung). Kegiatan e-learning termasuk dalam model
pembelajaran individual.
B. Fitur E-learning
e-learning memiliki fiture sebagai berikut:
·
Konten yang relevan dengan tujuan belajar.
·
Menggunakan metode instruksional seperti : contoh dan praktek untuk
membantu belajar.
·
Menggunakan elemen media seperti : kalimat dan gambar untuk
menstribusikan konten dan metode belajar.
·
Pembelajaran dapat secara langsung dengan instruktur ataupun belajar
secara individu.
·
Membangun wawasan dan tekhnik baru yang dihubungkan dengan tujuan
belajar
C. Kelebihan dan Kelemahan E-learning dalam proses pembelajaran
Model pembelajaran yang dapat meningkatkan motivasi
belajar anak dengan memanfaatkan
teknologi adalah melalui e-learning (pembelajaran elektronik).
·
Kelebihan
E-learning
Kelebihan yang paling menonjol dari
pembelajaran menggunakan komputer dalam hal ini e-learning adalah kemampuan
siswa untuk dapat belajar mandiri. Karena sifat komputer yang lebih
personal/individu, dapat membantu siswa untuk belajar mandiri dengan atau tanpa
bimbingan langsung dari gurunya. Guru dalam hal ini pembelajaran dengan
e-learning, dapat melaksanakan pembelajaran tanpa tatap muka secara langsung.
Dengan kata lain, dengan atau tanpa gurupun pembelajaran secara mandiri tetap
bisa berlangsung. Sebagaimana yang diungkapkan oleh beberapa ahli di bawah ini.
·
Kekurangan E-learning
Kelemahan yang paling mendasar dari
e-learning adalah kecurangan, plagiasi, dan pelanggaran hak cipta. Sesuai data
dari Microsoft Corporation, pada tahun 2006 Indonesia menduduki peringkat ke
dua terbesar dalam pembajakan di dunia maya (internet) pada khususnya dan
penggunaan software di PC (Personal Computer) pada umumnya. Hal tersebut
membuktikan bahwa internet dalam hal ini e-learning masih banyak sekali
kekurangannya. Pembelajaran dengan menggunakan e-learning juga harus
membutuhkan jaringan internet untuk pembelajaran jarak jauh. Padahal tidak
semua instansi memiliki jaringan internet.
Program-program dalam e-learning juga
membutuhkan Personal Computer (PC) dengan spesifikasi yang cukup canggih agar
program bisa berjalan dengan baik. Walaupun programer sudah menyediakan
fasilitas password atau pengaman tetapi tangan-tangan jahil masih banyak yang
merusaknya atau membajaknya. Walaupun demikian, e-learning sebagai suatu
inovasi dalam proses pembelajaran sudah memberikan warna baru cara belajar
jarak jauh yang mandiri.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar